Categorised Posts

Malam Penuh Berkah di Darul Mukhlisin, Santri dan Alumni Bersatu Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H

Malam Penuh Berkah di Darul Mukhlisin, Santri dan Alumni Bersatu Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H

SAMPANG|HURAANEWS.ID – Cahaya kebersamaan dan semangat hijrah menyelimuti Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Jalan Raya Gunung Maddah, Desa Panggung, Kecamatan Sampang, saat memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sekaligus Tasyakuran Milad ke-IV pondok pesantren tersebut, Senin malam (15/6/2026).


Ratusan santri, alumni, dewan guru, serta masyarakat sekitar memadati lapangan pondok pesantren. Mereka hadir dalam suasana penuh khidmat untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan yang menjadi tradisi tahunan sekaligus momentum mempererat tali silaturahmi antarkeluarga besar Darul Mukhlisin.


Perayaan tahun ini terasa semakin istimewa karena dukungan para alumni yang tetap konsisten menjaga hubungan dengan almamaternya. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa ikatan yang terbangun di lingkungan pesantren tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan, melainkan terus tumbuh dan mengakar dalam kehidupan bermasyarakat.


Malam peringatan dibuka dengan lantunan shalawat yang menggema dari grup Hadrah Darul Mukhlisin. Irama rebana yang berpadu dengan pujian kepada Rasulullah SAW berhasil menghadirkan suasana religius yang menyentuh hati para hadirin.


Penampilan para santri dalam seni hadrah tidak hanya menjadi hiburan bernuansa Islami, tetapi juga menunjukkan hasil pembinaan pesantren dalam mengembangkan bakat, kreativitas, dan kecintaan terhadap tradisi keagamaan yang telah diwariskan para ulama.


Momentum 1 Muharram juga diisi dengan pembacaan zikir, tahlil, dan doa bersama. Suara dzikir yang dilantunkan secara serentak menciptakan suasana yang menenangkan, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT di awal tahun Hijriah.


Puncak acara diisi tausiyah yang disampaikan oleh KH Musammil. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan peristiwa hijrah Rasulullah SAW sebagai sumber inspirasi dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.


Menurutnya, perjalanan hijrah Rasulullah bukanlah jalan yang mudah. Berbagai ujian dan tantangan harus dihadapi demi menegakkan agama Allah. Karena itu, semangat hijrah harus dimaknai sebagai upaya memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan meningkatkan kualitas ibadah.


"Kita harus menjadi hamba yang pandai bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah. Perbanyak doa, dzikir, dan shalawat agar mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW," pesan KH Musammil di hadapan para santri, alumni, dan masyarakat yang hadir.


Pesan tersebut mendapat sambutan hangat dari peserta yang mengikuti kegiatan hingga akhir acara. Bagi banyak hadirin, peringatan Tahun Baru Islam di Darul Mukhlisin bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan ruang untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan kecintaan kepada Rasulullah.


Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Lora Betawi. Dalam suasana yang khusyuk dan penuh haru, seluruh hadirin menengadahkan tangan memohon keberkahan, keselamatan, serta kemajuan bagi Pondok Pesantren Darul Mukhlisin agar terus menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. (Rohman)
KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Read Documentation